Atraksi Barongsai bisa dimainkan di tali, berjalan di atas bola, menggendong, dan gerakan berputar. Aksi Peking Sai kerap jadi media hiburan keluarga kerajaan Tiongkok.
Selain gerakannya, Peking Sai juga memiliki ciri fisik unik. Barongsai Peking Sai biasanya memiliki bulu lebat dan panjang. Warnanya cerah, seperti merah dan kuning. Pertunjukannya ditandai dengan aksi 2 singa. Singa jantan ditandai dengan pita di kepalanya, lalu warna hijau identik dengan singa betina.
Menurut Rizki, aksi terbaik akan disajikan dalam Festival Barongsai 2019. “Aksi Barongsai selalu menarik perhatian. Dengan gerakan unik dan dinamisnya, Barongsai tentu akan membuat festival ini lebih meriah. Setiap aksi selalu ada story-nya jadi memudahkan wisatawan untuk menyimaknya. Cerita dan aksi semakin hidup dengan beragam properti yang dipakai. Properti terebut untuk mendukung alur cerita yang dibangun,” lanjutnya lagi.
Atraksi Barongsai semakin lengkap karena ada aksi Singa Selatan. Secara fisik, tampilan Singa Selatan lebih ekspresif. Variannya beragam, untuk Fut San punya kepala bertanduk lancip, mulut seperti bebek, dahi tinggi, dan ekor lebih panjang. Fut San dimainkan dengan kuda-kuda dan dinilai lebih banyak menguras energi. Jenis ini biasanya dimainkan dalam kategori Barongsai Tradisional.
Varian lainnya adalah Hok San. Cirinya, ada mulut moncong ke depan, tanduk tidak lancip, lalu ekornya terlihat lebih kecil. Hok San memiliki karakter lebih ekspresif dengan langkah kakinya unik. Aksi selalu impresif dengan iringan musik sangat dinamin dan bertenaga.