Waspadai Kandungan Kodein pada Obat Batuk Anak, Efeknya Mirip Opium!

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis
Jum'at 12 April 2019 10:53 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatric, melaporkan bahwa telah terjadi 2 kasus fatal dari penggunaan kodein dalam obat penghilang rasa nyeri.

Pada Juni 2013, European Medicines Evaluation Agency alias BPOM di benua Eropa, merumuskan beberapa hal terkait penggunaan kodein dalam obat penghilang nyeri untuk anak, yaitu:

- Hanya boleh diberikan pada anak di atas 12 tahun yang alami sakit sedang dan akut.

- Boleh diberikan jika obat penghilang nyeri lain seperti ibuprofen atau paracetamol tidak manjur

- Tidak boleh diberikan pada anak di bawah 18 tahun yang mengalami sleep apnea, karena dapat menimbulkan gangguan pernapasan yang lebih parah.

- Baca kandungan obat batuk anak

Oleh karena masih ada obat batuk di Indonesia yang mengandung kodein, maka Anda sebagai orangtua yang mesti pintar memilihnya. Sebaiknya, baca dulu dan pahami apa saja kandungan obat batuk anak sebelum membelinya.

Jangan lupa untuk konsultasikan ke dokter anak, apakah obat batu tersebut cocok dengan kondisi si kecil. Kandungan kodein dalam obat batuk anak mungkin memang berbahaya, tapi lagi-lagi pastikan dulu pada dokter anak Anda.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya