INDONESIA memiliki aneka kekayaan yang beragam. Salah satunya adalah kain nusantara yakni tenun. Setiap daerah memiliki ciri khas tenun tersendiri, termasuk kabupaten NTT.
Di kabupaten Nagekeo misalnya lebih identik dengan kain tenun kombinasi warna hitam dan kuning. Lembar di bagian depan berwarna hitam, sedangkan di bagian belakang berwarna kuning keemasan.
Kombinasi warna mencolok inilah yang membuat tenun asal Nagekeo lebih mudah diingat dibandingkan tenun ikat dari daerah lainnya.
Masing-masing berbeda tergantung desa penghasilnya. Beda desa memiliki beda motif dan status sosial. Hal ini juga biasanya tergantung dengan motif dibalik kain tenun itu sendiri," ujar Julie Sutrisno Laiskodat selaku Ketua Dekranasda NTT di sela-sela Soft Launching Festival Literasi Nagekeo, di Perpustakaan Nasional, Jakarta, belum lama ini.
Baca Juga: Kain Tenun Etnik Melenggang Lagi di Negeri Kincir Angin