"Kalau pendekatannya hanya hukuman saja, maka justru akan memperbesar kemungkinan mereka tidak bisa keluar dari lingkar kekerasan dalam jangka panjang," ucap Najelaa Shihab saat dihubungi Okezone, Rabu (10/4/2019).
Dalam penanganan kasus hukuman atas perbuatan kekerasan fisik yang dialami Audrey, menurut Elaa, perlu keterlibatan pihak sekolah dan keluarga. Sebab, biasanya anak-anak yang jadi pelaku dan korban kekerasan, dipengaruhi oleh apa yang dicontohkan oleh lingkungan dan orang dewasa di sekitarnya, termasuk di media sosial.
Maka semuanya memerlukan refleksi, sebetulnya penyebab kasus Audrey ini kompleks dan multidimensi. Perlu ada reformasi menyeluruh dan jangan tunggu lebih banyak korban lagi. Baik korban murid maupun guru atau orangtua.
Baca Juga: Mencari Keadilan untuk Audrey, Pelaku Kekerasan Seksual Masih Remaja Bisa Dihukum Pidana?