Furi menambahkan, jika Ratu Niang cocok untuk dibawa ghost hunting. Karena jari dari si boneka bisa menjadi petunjuk dimana saja hantu berada.
"Enaknya begini kalau kita lagi ghost hunting terus ada hantu melihat Niyang dia langsung hormat. Oh itu ada ratu Niyang, oh ternyata orang itu sudah izin. Jadi yg nunggu dsana tidak macam-macam.
Dilanjutkan, sosok ratu Niyang di Bali biasa dipakai untuk pesugihan, dan spiritual yang kuat, bisa juga menjadi sosok attacker alias penyerang.
"Bisa untuk menghajar seseorang. Karena meskinya dia baik, namanya nenek yang mengayomi, tapi dia tipikal penyerang. Saya mesti hati-hati banget kayak misalnya ditempat saya ada beberapa boneka yang isinya anak-anak, bayi, jadi dengan adanya Ratu Niyang mereka sedikit takut, tapi saya sudah tekankan kita drumah ini semuanya famili. Tapi kalu ada orang-orang yang usil ada orang gak suka," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)