Di sana Gisel dan Wijin sempat merasakan macetnya jalanan kota. Gara-gara macet, Gisel sempat merasa sedih.
"Gak paham artinya, tapi kok sedih ya. Tuk-tuk ga asyik," ungkapnya.
Tak hanya itu saja, pasti banyak kebahagiaan yang dirasakan Gisel dan Wijin. Kemana lagi ya mereka?
(Helmi Ade Saputra)