Paparan terhadap aspartam (pengganti gula), paparan medan elektromagnetik dari saluran listrik dan sumber lain, serta infeksi dengan virus tertentu telah diklaim sebagai faktor risiko untuk tumor otak. Meskipun begitu para ahli masih belum menemukan bukti yang kuat.
Asap kendaraan dan rokok
Gas karbon monoksida yang berasal dari proses pembakaran kendaraan adalah gas beracun dan berbahaya. Jika dihirup terus menerus dapat memicu timbulnya tumor otak karena bersifat karsinogen. Sama halnya dengan asap rokok yang bisa dihirup anak sebagai perokok pasif.
(Helmi Ade Saputra)