Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati menambahkan, pantai lain yang bisa diunjungi adalah Pantai Siambang. Di sini pengunjung bisa menikmati keindahan pantai dari saung-saung yang dibangun pengelola, atau dari dermaga. Pada siang hari, air laut akan surut dan pengunjung bisa berjalan-jalan di hamparan pasir hingga sejauh lebih kurang 300 meter dari bibir pantai.
“Beberapa warga lokal biasa memanfaatkan masa surut untuk mencari kerang. Melihat aktivitas itu, tak sedikit dari pengunjung yang kemudian ikut-ikutan mencari kerang. Meski tak mendapat hasil, namun mereka tampak gembira. Jika cuaca sedang bersahabat, pengunjung juga bisa menikmati sunset di pantai ini,” bebernya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, Tour de Bintan merupakan ajang bergengsi karena menjadi bagian dari kualifikasi kejuaraan sepeda tingkat dunia yaitu UCI Grand Fondo. Kemenpar akan terus mensuport event ini karena memiliki potensi untuk sekaligus mengembangkan sektor pariwisata di Tanjung Pinang.
“Sejauh ini, sport tourism menjadi salah satu konsep yang cukup berhasil menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Sport tourism bukan hanya sebagai pelengkap jenis wisata lain, tetapi benar-benar bisa diandalkan seperti halnya wisata seni budaya, wisata kuliner, dan lain-lain,” jelasnya.
Menpar Arief menegaskan, sport tourism tidak hanya diikuti para peserta lomba, tetapi akan ada pihak lain yang turut dalam kegiatan tersebut. Misalnya keluarga, pelatih, dan atau official. Ini juga harus digencarkan agar target kunjungan wisman sebesar 20 juta sepanjang tahun 2019 dapat tercapai.
(Abu Sahma Pane)