Badan Internasional untuk Penelitian Kanker, mengatakan bahwa kanker kerokongkongan adalah salah satu kanker paling umum kedelapan di dunia. Kanker itu menewaskan sekitar 400.000 orang setiap tahun.
Temuan ini dinilai sangat relevan untuk peminum teh di daerah yang biasanya disajikan panas, berbeda dengan Amerika Serikat dan Eropa Barat, di mana teh biasanya dikonsumsi setelah dingin secara signifikan.
"Jika Anda pergi ke Timur Tengah atau ke Rusia, mereka meminumnya dari samovar yang terus-menerus panas," tutup Peter Goggi, presiden Asosiasi Teh AS, mengatakan kepada CNN pada 2018.
(Utami Evi Riyani)