Karina diketahui berada di tempat kejadian bersama salah seorang kerabatnya, yang sudah berusaha mengingatkan Karina betapa sangat berbahaya berfoto-foto di tengah-tengah rel kereta api. Namun alih-alih mendengarkan peringatan dari sang saudara, Karina mengatakan kepada kerabatnya tersebut bahwa seharusnya tidak ada hal yang perlu ditakutkan dalam hidup ini.
“Be afraid of nothing in life,” ungkap Karina kala itu.
Laporan dari media lokal setempat mengatakan, masinis kereta sejatinya sudah berusaha sekuat tenaga untuk mengaplikasikan rem darurat agar kereta bisa berhenti dan tidak menabrak Karina yang berada di tengah rel.
“Masinis kereta melihat orang-orang di jalur kereta api dan sudah membunyikan klaksonnya. Ia menerapkan rem darurat kereta api tetapi gagal menghentikan kereta tepat waktu untuk menghindari tragedi ini. Sang remaja pria berhasil melompat tetapi sang gadis itu tidak beruntung, dan akhirnya tertabrak kereta yang memotong tubuhnya menjadi berkeping-keping,” bunyi laporan dari media setempat.