“Sesuatu yang enak, ‘jahat’ dan berlemak adalah makanan favorit bapak. Mulai dari tengkleng, tongseng, hingga sate. Sekarang semuanya harus dibatasi. Dari dulu saya sudah gemas melihat bapak makan hidangan tersebut, tapi karena dia suka jadi keluarga juga memakluminya,” ungkap Galuh.
Baca Juga: Tak Semua Rumah Sakit Swasta Kerja Sama dengan BPJS, Ini Penjelasannya
View this post on Instagram
A post shared by Giras Basuwondo (@girasbasuwondo) on Mar 24, 2019 at 7:36pm PDT
Lebih lanjut, Galuh menjelaskan, selain pola makan, Butet juga diminta untuk mendapat istirahat yang cukup agar kondisinya kembali pulih seperti sedia kala.
“Harus banyak istirahat dulu. Apalagi bapak memang punya riwayat jantung sejak 2009. Serangan jantung kemarin pun memaksa pihak dokter untuk melakukan pemasangan ring dan katerisasi jantung. Jadi sekarang harus benar-benar hidup sehat,” tutupnya.
(Utami Evi Riyani)