"Masuk ke galeri utamanya pengunjung disambut oleh paus telungkup. Ketika diangkat menjadi paus selalu menandakan kehilangan keinginan, jadi selalu mencium tanah," kata Kiki.
Masuk ke dalam ruang utama, nuansa sejarah peradaban Kristen dan Katolik, yang alurnya sesuai dengan lini masa Renaissance. Beberapa komponen mengingatkan kepada suasana gereja dengan altar dan lilin-lilin yang menyala. Dari keseluruhan karya terinspirasi dari fresco di gereja.
Dari keseluruhan karya, benar-benar memukau dan banyak kejutan di dalamnya. Kalau Anda belum ada ide akhir pekan ini bakal kemana, yuk buktikan sendiri keindahannya. Pameran dihelat mulai 23 Maret 2019 sampai 7 April 2019. Buka mulai pukul 10.00-19.00.
(Helmi Ade Saputra)