Cegah PTM, Pangkas Obesitas Morbid dengan Bedah Bariatrik

Agregasi Koran Sindo, Jurnalis
Selasa 19 Maret 2019 17:00 WIB
Ilustrasi (Foto: CBHS)
Share :

Dr dr Peter Ian Limas SpBKBD, Dokter Spesialis Bedah Konsultan Bedah Digestif RS Pondok Indah, Pondok Indah, menjelaskan, tindakan ini dapat dilakukan apabila pasien sudah dikategorikan obesitas morbid dan memiliki IMT yang tinggi. Selain diperuntukkan bagi para pasien obesitas morbid, bedah bariatrik juga dapat dimanfaatkan untuk membantu pasien yang memiliki IMT sedang, tetapi mempunyai risiko tinggi terhadap penyakit diabetes dan hipertensi. Namun yang harus diingat, meski mampu menurunkan bobot tubuh dengan cepat, bedah bariatrik bukanlah peluru emas. Tindakan ini hanya sebagai pendukung.

“Faktor utama keberhasilan bariatrik adalah komitmen dan konsistensi yang kuat dari pasien untuk mengubah gaya hidup mereka seumur hidup,” ujarnya.

Bagi pasien obesitas morbid yang membutuhkan penurunan berat badan secara ekstrem, bedah bariatrik memiliki berbagai kelebihan, salah satunya dapat menurunkan berat badan dengan lebih cepat dan relatif menetap. Dengan minimal invasive laparoscopy, pasien pun akan merasakan nyeri yang lebih minimal, juga risiko komplikasi tindakan yang lebih rendah, sehingga masa rawat inap di rumah sakit akan lebih singkat. Tindakan ini juga dapat menjadi solusi bagi pasien yang memiliki riwayat diabetes.

Dengan teknik gastric bypass , dapat dicapai remisi (hilangnya gejala sehingga tidak memerlukan pengobatan lagi) pada lebih dari 80% penderita diabetes tertentu. Remisi ini dapat terjadi dalam beberapa hari sesudah operasi dan tidak harus menunggu berat badan pasien menurun.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya