MERAWAT dan membesarkan anak memang bukan perkara mudah. Tidak jarang seorang ibu khususnya, rela berhenti kerja atau menanggalkan karirnya demi fokus untuk mengurus kebutuhan anak. Namun orangtua di masa depan tidak usah repot-repot mengawasi atau menjaga anaknya selama 24, karena mereka bisa mempunyai anak secara “virtual.”
Pada awal 2050 orang akan berinteraksi dengan cybertots. Seorang ilmuwan Dr Ian Pearson mengatakan kepada The Sun orang tua akan berkomunikasi dengan anak-anak ini melalui kacamata augmented reality (AR).
Anak-anak digital ini akan dilahirkan dari DNA kita dan tumbuh seperti anak-anak sungguhan, tetapi mereka akan hidup selamanya dan tidak ada biaya untuk membesarkannya.
Dr Pearson mengatakan bahwa dapat menggabungkan DNA digital Anda dengan milik orang lain kemudian mensimulasikan seorang anak yang hidup dalam keberadaan virtual. Anda juga bisa mengobrol dengan mereka ketika sedang pergi keluar rumah melalui AR.
Teknologi augmented reality ini sudah sangat populer, seperti game online Pokemon Go yang sukses besar dengan adanya monster kartun ke dunia yang bisa terlihat di smarthphone Anda.
Baca Juga:
Akhirnya, Nenek 72 Tahun Menerima Lamaran Kekasih yang Sudah Ditolak 42 Kali