Mendengar jawaban tersebut, Cak Lontong tampak terkejut seolah tak percaya bahwa orang nomor satu di Indonesia ini masih mengonsumsi kuliner atau minuman tradisional di era serba modern seperti saat ini. Ia pun kembali menggoda Jokowi dengan pertanyaan unik bin ajaib yang sukses mencairkan suasana.
“Pak begini, saya kan berbicara dengan berbasis data, karena diluar banyak orang yang asal bicara, asal nyinyir tanpa ada data. Saya punya data, Indonesia ini punya keanekaragaman hayati yang luar biasa. Diperkirakaan 300 ribu satwa liar ada di Indonesia, itu sekitar 17,5% dari satwa liar yang ada di dunia,” jelas Cak Lontong.
“Padahal, luas Indonesia daratannya hanya 1.3 persen dari luas dunia, tetapi lautan kita dihuni sekitar 45% lebih jenis ikan dari yang ada di dunia. Berkaitan dengan hal tersebut, bapak ini suka soto ayam, soto daging, atau ikan bakar?,” timpalnya.
Alih-alih kesal dengan pertanyaan Cak Lontong yang terdengar berputar-putar, Jokowi justru menjawab pertanyaan tersebut dengan gaya bicaranya yang khas. Ia paham betul, tugas seorang pelawak memang harus menciptakan suasana yang nyaman, menyenangkan, dan tidak kaku.
“Saya semua makanan khas asli Indonesia, saya senang semua. Soto ayam, soto daging, dan ikan bakar saya suka semua. Namun yang paling penting ada perlakuan khusus dulu,” papar Jokowi.
Sekarang giliran Cak Lontong yang terlihat kebingungan dengan jawaban Jokowi.