Tinggi air sungai saat itu sekira 60 sentimeter, arusnya cukup deras sehingga jika tidak menapakkan kaki dengan kuat, akan berbahaya. “Biasanya tingginya hanya sebetis. Tapi tadi malam turun hujan, jadi sungainya semakin deras,” ujar salah satu penduduk yang membantu menyeberang kepada Okezone.
Usai menyeberangi sungai, suara derasnya air terjun yang bermuara di sungai terdengar cukup keras. Untuk melihatnya lebih jelas, dilanjutkan dengan berjalan kaki sekira dua menit. Jalanannya terjal dan sangat licin, butuh keseimbangan tubuh dan pijakan yang kuat agar tidak terpeleset.
Bagai harta yang tersembunyi, Air Terjun Anenderat berada di balik pepohonan yang lebat. Uniknya, air terjun ini memiliki tujuh tingkat yang bentuknya semakin ke bawah semakin melebar. Debit air yang tinggi setelah hujan membuat arusnya sangat deras.