Ketika kita bisa belajar arti sebenarnya dari apa yang dikatakan, kita bisa mulai percakapan yang lebih berarti. “Sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dan frustasi dalam mengahadapi perempuan,” jelas Naomi.
“Jadi, sesungguhnya, perempuan itu sederhana, sangat sederhana. Asal kamu mampu mengenal hatinya, kamu akan tahu bahwa keinginan-keinginannya tidak pernah rumit. Kamu bisa melihat di dalam cerpen “Ruth”. Cerpen ini bercerita tentang seorang perempuan yang melakukan perjalanan dengan putrinya demi mengulang sebuah kenangan. Kamu akan menyaksikan betapa seorang perempuan begitu cerdas dalam memperlakukan kenangan,” kata perempuan yang kini tinggal di Depok- Jawa Barat.
Terpenting, semua isi dari cerpen ini memotret realitas kehidupan. Kamu tidak hanya disajikan sebuah cerita yang isinya diperankan tokoh perempuan, tapi juga mengangkat masalah sosial di sini. Akan ada nilai-nilai yang akan mengubah pemikiran kamu begitu selesai menutup buku ini. Ditambah kamu akan dibuat terlena bahkan merana dengan gaya penceritaan serta pilihan kata penulis yang memikat.
Lebih dalam, kata Tiara Sari, lewat buku ini kamu akan tahu betapa setiap perempuan akan menjadi rumah yang akan membuatmu merasa sempurna — hanya bila kamu betul-betul mengenalnya.
“Sudahkah kamu mengenal perempuan? Mengenal hatinya, bukan wajahnya. Jika kamu ingin memulai, kamu bisa memulainya dari Perempuan-Perempuan Perawat Kenangan ini” pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)