Ya, kondisi Davey memang sangat langka dan ekstrem. Dia bukan hanya bisa menyakiti dirinya sendiri melainkan juga dengan orang lain yang berada di sekitarnya. Menurut Jaren, sindrom Lesch Nyhan yang diderita anaknya hanya 1 banding 380 ribu kelahiran.
Meskipun begitu, kedua orangtuanya dan keempat kakaknya tetap memperlakukan Davey seperti anggota keluarga yang mereka sayangi. Jaren bersyukur anak-anaknya dapat mengerti kondisi sang adik bungsu dan tetap memiliki ikatan yang kuat satu sama lain. Tak hanya itu, dia juga gembira karena Davey bisa bersekolah layaknya anak normal dan diterima dengan baik.
"Davey adalah anak laki-laki yang menggemaskan. Dia selalu tertawa, tersenyum, membuat lelucon, dan menghibur kami. Terkadang dia juga menunjukkan erangan dan menangis saat kesakitan, tetapi itu tak berlangsung lama dan dia akan kembali ceria. Kami memang tidak bisa memiliki kehidupan normal pada umumnya, tapi kami bisa memberikan yang terbaik untuk Davey," pungkas Jaren.
(Martin Bagya Kertiyasa)