Selain itu, hotel-hotel yang dikembangkan di garis pantai rawan tsunami hendaknya juga di desain kuat terhadap gempa, dan bagian atasnya harus dirancang untuk dijadikan tempat berlindung sementara (shelter).
“Prinsip evakuasi tsunami bukan lari sejauh-jauhnya tapi lari lah setinggi-tingginya. Oleh karena itu urusan bencana adalah urusan bersama, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat,” tutupnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)