“Satu hal yang pasti, saya percaya setiap orangtua tidak ada yang mau anaknya menjadi pekerja seks komersial atau menjual tubuhnya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, terutama dengan himpitan ekonomi, hal ini dapat menjadi alternatif bagi sebagian orang untuk bertahan hidup atau mendapatkan keinginannya dengan cara mudah. Malah terkadang ada kasus dimana bukan hanya perempuan itu sendiri yang memutuskan untuk melakukan tindakan tertentu, tapi mereka malah diantar atau dijual oleh orangtua maupun suami,” terang Meity.
Oleh karenanya, Meity menyarankan agar orangtua harus membekali anak dengan pendidikan agama dan moral yang kuat. Kedua pendidikan itu dapat menjadi kontrol dan benteng bagi anak perempuan agar tidak melakukan hal-hal di luar norma yang berlaku. Selain itu, penekanannya adalah orangtua harus menjalin kedekatan dengan anak-anaknya.
BACA JUGA : Terdapat Lebih dari 7000 Penyakit Langka, Waspadai Ciri-cirinya
“Caranya dengan berkomunikasi, memberikan pemahaman dan rambu-rambu dalam pergaulan, tentang bagaimana harus menjalani kehidupan. Orangtua juga perlu mengajarkan anak bagaimana cara mengontrol diri agar anak-anak tersebut memiliki benteng, pondasi, atau dasar yang kuat dalam menghadapi kehidupan,” pungkas Meity.
(Dinno Baskoro)