Banyak orang yang berasumsi bahwa salah satu gejala hipertensi adalah timbulnya rasa pusing atau sakit di kepala. Paradigma seperti inilah yang masih dipercaya oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.
Padahal, jika ditilik lebih lanjut, hipertensi atau tekanan darah tinggi jarang sekali menunjukkan gejala, dan pengenalannya hanya bisa melalui skrining atau saat seseorang mencari penanganan medis untuk masalah kesehatan yang tidak berkaitan.
Itulah sebabnya, penyakit yang umumnya dialami oleh orang yang sudah lanjut usia ini dikategorikan sebagai salah satu penyakit silent killer, atau penyakit yang tidak menimbulkan tanda-tanda khusus.
Baca Juga: Ternyata Tanaman Ini Rahasia Panjang Umur Orang Jepang
Hal tersebut dibenarkan oleh dr. Adre Mayza Sp. S saat menjadi salah satu narasumber dalam press conference Indonesian Society of Hypertension di Sheraton Hotel Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019).
"Kaitan hipertensi dengan sakit kepala tidak ada kecuali karena tekanan darahnya sudah mencapai 200 lebih. Umumnya sakit kepala tidak berkaitan dengan tekanan darah, biasanya ada penyebab lain kenapa dia bisa sakit kepala," ungkapnya.