Masyarakat Tionghoa Percaya Mimpi Merefleksikan Keberuntungan atau Kesialan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Senin 18 Februari 2019 18:58 WIB
Tidur lalu bermimpi (Foto: Dailymail)
Share :

SEMUA orang pasti pernah bermimpi, terkadang mimpi datang dengan gambaran yang indah, namun tak menutup kemungkinan bisa berubah menjadi menakutkan. Seseorang tidak bisa mengatur mimpinya, mereka hanya mampu menafsirkan apa arti dalam mimpinya.

Melansir dari berbagai sumber, pada zaman Tiongkok kuno mimpi adalah sebuah fenomena yang sangat penting. Pada zaman dinasti Shang bahkan sudah banyak ahli-ahli yang bertugas untuk menafsirkan mimpi bagi kalangan istana dan bangsawan

Mereka mempercayai mimpi memiliki sebuah arti yang dapat merefleksikan keberuntungan atau kesialan. Pada zaman itu terdapat dia macam kitab kuno yang membagi mimpi menjadi enam macam, Zhou Li dan Lie Zi.

Ahli tafsir mimpi pada zaman kuno melakukan analisa yang menghubungkan suasana mimpi dengan kehidupan realita. Mereka menggunakan Yin-Yang, Wu Xing (Lima elemen) dan Ba Gua (Delapan trigram), untuk melakukan penafsiran.

Penafsiran tersebut dilakukan untuk mengetahui kabar baik atau kabar buruk yang dihasilkan dalam mimpi tersebut. Menurut seorang peramal feng shui, Lie Feng Shui, apa yang terjadi dalam mimpi bisa diartikan mendapatkan keberuntungan maupun kesialan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya