PRAKTIK perkawinan sedarah masih ditemukan di masyarakat Indonesia. Beberapa praktik dilakukan untuk menjaga kekayaan dari keluarga itu sendiri. Ya, dengan analogi, harta tersebut tidak jatuh ke tangan orang lain.
Hal ini padahal sangat membahayakan, khususnya pada si anak yang dilahirkan dari perkawinan sedarah. Seperti yang dijelaskan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Ari Fahrial Syam, SpPD, anak dari perkawinan sedarah berisiko tinggi lahir cacat.
"Dunia medis tidak menganjurkan terjadinya perkawinan sedarah. Ini berkaitan dengan ditakutkan gen-gen yang jelek malah ketemu di tubuh si bayi," terangnya pada Okezone melalui telewicara, Kamis (14/2/2019).
Baca Juga: Bonsai Langka Senilai Rp1,2 Miliar Raib Digondol Maling, Seperti Ini Penampakannya
Menurut pengalaman dokter Ari, dia biasanya menemukan kasus ini pada pernikahan satu kampung. Nah, apa dampak yang paling berbahaya dari praktik pernikahan sedarah ini?