Salah satu jenis bonsai yang berhasil dicuri adalah Juniper shimpaku. Tanaman ini terbilang langka dengan harga yang sangat santa fantastis berkisa 10 juta yen atau setara dengan Rp1,2 miliar. Harganya bisa jauh lebih tinggi jika dijual di pasar gelap.
“Kami memperlakukan pohon mini seperti anak-anak kami. Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan perasaan kami saat ini. Bisa dibilang, rasanya seperti memiliki anggota tubuh yang terpotong,” kata Seiji Limura.
Sementara itu, keluarga Seiji Limura dilaporkan telah menanam pohon bonsai sejak zaman Edo atau sekitar tahun 1800-an. Bonsai jenis shimpaku diakuinya diambil dari sebuah gunung lebih dari empat abad yang lalu. Beberapa generasi keluarga Limura juga telah mereduksi pohon selama bertahun-tahun menjadi ukuran yang super mini seperti saat ini. Sebagian besar pohon bonsai mereka memiliki tinggi kurang dari satu meter, dengan lebar lebih dari 60 cm. Demikian dilansir dari Nextshark, Kamis (14/2/2019).
(Utami Evi Riyani)