Setelah kejadian itu, Furi punya kesimpulan sendiri untuk dirinya. Ya, daripada dia harus dimandiin tiap malam, dia memilih lebih baik untuk diam seribu kata dan tidak mau menceritakan hal mengenai hantu lagi ke keluarganya. Sampai akhirnya Furi mendapat pandangan tentang kematian.
Benar, suatu hari Furi cerita ke ayahnya kalau dia merasa akan ada tetangganya yang meninggal. Tapi, lagi dan lagi, ayahnya tidak percaya dan berkata; "Ah, kamu sok tau. Nggak ada yang tahu soal kayak gini-gini." Tapi tidak lama setelah itu ada yang meninggal.
Furi menyatakan, meski apa yang dirinya bicarakan sering benar terjadi, tapi itu tidak pernah membuat orangtuanya percaya. Hal ini yang membuat Furi yakin kalau dirinya harus bersama dengan kelompok yang sama. Sebab, bagaimana pun anak-anak indigo itu benar ada dan mereka tetap harus mendapat kepercayaan dan pengakuan supaya kasus percobaan bunuh diri pada anak indigo tidak pernah terjadi.
(Renny Sundayani)