Bahaya Dengue Shock Syndrome Turunan DBD yang Menjangkit Anak

Dewi Kania, Jurnalis
Senin 04 Februari 2019 17:23 WIB
Waspadai penyakit DBD yang sering menyerang anak (Foto: Zeenews)
Share :

Pasien demam berdarah dengue (DBD) rupanya banyak diidap oleh anak-anak. Pastinya ini jadi rasa kekhawatiran tersendiri di kalangan orangtua.

Data DBD sesuai laporan Dinas Kesehatan dari 34 provinsi, sebanyak 16.692 orang terjangkit DBD. Sementara 169 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Pemerintah mengungkap hampir 90% pasien DBD adalah di kalangan anak-anak, tepatnya usia 5-9 tahun. Jenis penyakitnya pun beragam, meski bersumber pada gigitan nyamuk aedes aegypti.

"Kita membagi data sampai kemarin, kalau dilihat hampir 90% DBD terjadi pada anak di bawah 15 tahun, tepatnya 5-9 tahun," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Anung Sugihantono ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/2/2019).

Dia menerangkan, ada banyak jenis DBD yang rentan diidap anak-anak. Salah satu yang paling tren adalah Dengue Shock Syndrome (DSS). Gejalanya juga mudah dikenali setiap orangtua agar bisa mencegah dini pada si kecil.

Setiap DBD, sebut Anung, cara mendiagnosanya berbeda-beda. DSS sendiri kondisinya disertai dengan syok. Gejala klinisnya pasien mengalami panas di atas 39 derajat Celsius, trombosit menurun, lalu ada tambahan gejala syok, seperti mimisan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya