"Kadang kita lupa radius rumah tetangga. Misalnya kalau rumah kita bersih, tetangga tidak. Apalagi kalau rumahnya kosong, dia enggak tahu, kita yang kena DBD padahal. Makanya jumantik harus sosialisasikan, satu yang saya minta," kata Menkes Nila.
Belum lagi, banyak juga kalangan anak sekolah yang mendadak kena DBD. Ternyata satu pemicu risikonya adalah adanya genangan air di area sekolah, khususnya di kamar mandi.
Ketika sekolah libur, seringkali petugas kebersihan sekolah lupa membuang air. Banyak jentik nyamuk akhirnya, yang bisa mengganggu anak-anak.
"Di Sabtu dan Minggu genangan air lupa dibuang. Pas Senin anak masuk sekolah, langsung digigit nyamuk, kena DBD. Jangan sampai," beber Menkes Nila.