Kita semua tahu introvert lebih suka menghabiskan waktu sendiri. Psikiater awal abad ke-20, Carl Jung, menjelaskan bahwa seorang ekstrovert membutuhkan stimulasi sosial agar merasa hidup,sedangkan introvert mengisi ulang energi mereka dengan mengisolasi diri setelah interaksi intensif.
Secara keseluruhan, mereka tidak bergantung dengan persetujuan orang lain untuk menjadi bahagia dan karena alasan inilah, banyak orang mencari nasihat dan mempercayakan rahasia mereka dengan seorang introvert itu karena mereka tahu bahwa orang-orang ini bisa menghormati batasan pribadi, tulus dalam tindakan dan kata-kata, serta perilaku mereka.
Bisa menjadi seorang pemimpin
Kepemimpinan tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang ekstrovert dan memiliki karismatik. Kehadiran seorang introvert yang tenang mampu menanamkan kepercayaan dan tak tergoyahkan. Bahkan, sebuah penelitian telah mengungkapkan bahwa para introvert berkinerja lebih baik ketika menjadi pemimpin dibandingkan dengan para ekstrovert yang lebih suka memberi arahan.
(Santi Andriani)