Selama Festival Imlek dan CGM berlangsung, jelas Leonardi, juga disuguhkan berbagai kebudayaan dari 54 sanggar atau paguyuban. Juga ada 12 replika shio dan 10 replika babi. Panitia juga membuat kedai teh, pembangunan gerbang Tionghoa. Lalu, ada pembuatan taman suvenir, taman bunga Meihwa dan puluhan ribu lampion yang digantung di sepanjang jalan protokol dan pusat perdagangan.
Soal atraksi, akan ada atraksi 12 replika naga, pameran foto dan kuliner khas Singkawang, parade motor gede berstandar nasional, pawai lampion dan tatung pada hari puncak.
"Khusus 12 naga serta barongsai nantinya mereka akan beratraksi membuat formasi cinta NKRI dan Pancasila serta plakat kota Singkawang sebagai kota tertolerasi nasional," pungkasnya.
(Utami Evi Riyani)