SETIAP rumah mode besar dunia memiliki signature atau sesuatu yang khasnya sendiri-sendiri. Tidak hanya dari tampilan desain karya-karya rancangannya, namun juga cara penyuguhan dari sederet koleksi rancangan busana itu sendiri.
Tengok saja seperti yang disuguhkan rumah mode kenamaan dunia asal Eropa, Dior. Siapa sih penikmat dan pencinta mode yang tak mengenal Dior?
Nah, untuk pagelaran adi busana, Haute Couture Spring 2019. Dior menyuguhkan sesuatu yang unik dan berbeda. Meskipun, di pagelaran busana Dior sebelumnya, direktur kreatif wanita pertama Dior, Maria Grazia Chiur menghadirkan berbagai konsep mulai dari balet, protes era 1960’an hingga rodeo sebagai inspirasi di runway. Namun untuk fashion show Haute Couture Spring 2019, Maria kembali membuat kagum banyak orang dengan menyuguhkan fesyen show dikombinasikan bersama pentas sirkus.
Ya, Anda tidak salah membaca kok! Dengan tajuk “ Dior Dream Parade” , rumah mode mewah satu ini menggelar pagelaran busana di dalam sebuah tenda sirkus asli yang sengaja diemblem dengan logo Dior. Mengusung tema “kekacauan yang kreatif dan fantastis” sebagai inspirasi, para tamu undangan yang hadir di fesyen show tidak hanya menikmati sederet koleksi rancangan busana high couture terbaru namun juga pentas sirkus secara langsung di depan mata. Mulai dari kehadiran badut-badut hingga penampilan pentas akrobatik yang mengagumkan.
Secara teknis, para model berjalan di panggung runway seperti biasa namun di bagian sisi panggung ada tim sirkus Mimbre, yang semuanya beranggotakan perempuan dengan mengenakan playsuit warna hitam dan putih tampil bermain akrobatik, membentuk gapura manusia dan berbagai aksi lainnya.
Baca Juga:
Bintang Porno Ikutan 10 Years Challenge, Nomor 2 Bikin Kamu Senyum-Senyum Sendiri!
Ahok Bebas, 5 Wanita Ini yang Menguatkan Hatinya Selama di Penjara
Kehadiran tim sirkus Mimbre yang menampilkan aksi krobatik ini, sebagai simbolik mental “women-first” yang dibawa Maria ke dalam koleksi rancangan Dior.
Berkolaborasi dengan aksi sirkus sebetulnya bukan hal baru bagi Dior. Sebab Christian Dior diketahui cukup sering mengunjungi Cirque d'Hiver untuk mendapatkan inspirasi, di mana Richard Avedon mengambil potret foto dirinya yang terkenal, “Dovima and the Elephants” pada 1955 yang disebut Maria Grazia Chiuri sebagai potret gambar yang sempurna untuk membangkitkan keajaiban dan keagungan dari adi busana. Demikian seperti dikutip Harpersbazaar, Kamis (24/1/2019).
(Santi Andriani)