Sebetulnya, konsep dasar dari perilaku ini adalah membiarkan pemahaman "membeli kucing dalam karung" terjadi. Sebab, klien hanya berharap pada foto si penjajah seks dan deal-deal-an harus terjadi dengan jaminan foto semata. Siapa yang bisa memastikan foto dengan figur asli sama?
"Nah, yang kita bahas adalah kalau wanita PSK atau emang sengaja menjajakan dirinya buat pria, seperti saat kita beli online kan? Kita akan lebih puas dan merasa tertarik apabila melihat secara visual, melihat gambarnya dulu atau foto barangnya," papar Psikolog Mei.
BACA JUGA : Trailer Dilan 1991 Rilis, 5 Meme dari Netizen Bikin Kamu Mesem-Mesem Sendiri!
Lebih lanjut, di kasus Vanessa ini, untuk membuat pria tertarik menggunakan jasanya, terang Psikolog Mei, tentu dia harus menggunakan trik "menjual" dulu agar lebih menarik.
"Bisa jadi aslinya tidak semenarik di foto namun kesan awal tentu menggoda. Banyak orang yang langsung tertarik dan tergiur setelah melihat foto atau gambar sebelum 'membeli'," tambahnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)