“Jika rencana itu berhasil, rumah sakit lapangan akan membiakkan belatung dalam waktu satu tahun, menyediakan cukup larva lapar untuk mengobati 250 luka per hari,” kata Frank Stadler, seorang peneliti di Griffith University di Australia, yang kelompoknya menyediakan ilmu untuk proyek tersebut.
BACA JUGA : Akibat Dijodohin Orangtua, Pengantin Wanita Merengek Minta Pulang Viral di Medsos
Selain itu, pada tahun 2021, tim berharap untuk membuat starter kit belatung sendiri, sehingga orang-orang di komunitas terpencil dapat membesarkan bayi lalat itu sendiri dan dijadikan obat.
(Dinno Baskoro)