(Sumber foto: Tvone)
Handoko mengatakan ekspresi wajah adalah ilmu yang hanya bisa menilai emosi dari seseorang sebagai feedback otak atas stimulus yang dirasakan / dialami / dibayangkan. Emosi akan datang dan pergi dengan cepat. Bahkan, tanda-tanda mikro ekspresinya bisa jadi hanya 1/20 detik.
“Memang dalam analisis suara secara manual ataupun analisis verbal kalimat-kalimat yang diucapkan VA, terkesan sekali - less emotion (emosi nya bukan emosi level E - level maximum dari sebuah emosi, yang mungkin dianggap sebuah level yang seharusnya dirasakan oleh VA dalam kasus ini),” tutupnya.
(Renny Sundayani)