Kerennya Menyambangi Pemakaman Gua Londa Toraja

Hessy Trishandiani, Jurnalis
Jum'at 28 Desember 2018 16:25 WIB
Tana Toraja (Foto: Okezone)
Share :

Beberapa tengkorak dan tulang belulang sudah diatur di celah-celah goa. Tengkorak dan tulang belulang itu jatuh saat erong rusak karena dimakan usia.

"Untuk memindahkan tengkorak dan tulang belulang juga tidak sembarang, karena harus ada upacaranya dan seizin keluarga yang meninggal. Begitu juga untuk meletakkan kembali tengkorak dan tulang belulang ke dalam erong, harus dilaksanakan upacara adat yang biayanya sangat besar. Ya seperti pesta pemakaman. Makanya banyak tengkorak yang dibiarkan tergeletak" ujar Rian.

Menelusuri gua makam ini, Anda perlu berhati-hati. Di beberapa bagian, ketinggian gua hanya sekitar 1 meter, sehingga perlu berjalan membungkuk. Kondisi gua yang dingin juga menambah aura mistis di destinasi ini. Meski begitu, tidak ada bau menyengat dari mayat di dalam gua.

"Namun perjalanan menelusuri gua makam Londa tentulah merupakan sebuah pengalaman yang tak akan didapatkan di tempat lain. Apalagi kekayaan budaya ini didukung juga oleh keindahan alamnya yang luar biasa," kata Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Ricky Fauziyani.

Jalan mendaki untuk menuju ke sana, lumayan menguras tenaga. Namun jangan khawatir, tersedia beberapa gazebo untuk beristirahat. Dari gazebo itu, tebing batu dan gua alam terlihat secara keseluruhan. Jika sudah cukup beristirahat, mampirlah di kios-kios yang menjual berbagai souvenir.

Cukup banyak dan beragam cendera mata yang disediakan. Mulai dari miniatur tao-tao, ukiran dan pahatan ornamen Toraja, tas, selempang, kalung hingga ke kain tenun Toraja.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya