Tidak hanya sampai di lokasi dalam waktu bersamaan lengkap dengan suami masing-masing, Pangeran William dan Pangeran Harry. Bahkan keduanya juga tertangkap kamera, tampak akrab mengobrol dan melempar senyum serta tawa satu sama lain. Ditambah ada gestur di mana Meghan menepuk punggung Kate.
Akan tetapi sebenarnya, jika dinilai dari gestur tubuh yang diperlihatkan oleh Meghan dan Kate kemarin memang benar-benar nyata adanya? Menunjukkan hubungan yang harmonis di antara keduanya? Well, sayangnya menurut ahli bahasa tubuh, Judi James, sepertinya Kate dan Meghan kemarin menunjukkan sikap ramah satu sama lain sebagai trik, sebuah trik yang disukai oleh politisi untuk menunjukkan bahwa keduanya mempunyai hubungan yang baik dan bersatu satu sama lain. Padahal di sisi lain, kurangnya kontak mata antara Pangeran William dan Pangeran Harry lah yang bisa menjadi sinyal menceritakan hal yang sebetulnya terjadi, sebagaimana dikutip Dailymail, Kamis (27/12/2018).
"Ini mengingatkan saya pada bahasa tubuh di dunia politik. Hal yang dilakukan politisi ketika mereka berjalan dengan kepala negara lain dan ingin menunjukkan beberapa tanda hubungan atau persatuan,” ungkap Judi.
Terlebih lagi, Ratu Elizabeth II dan Pangeran Charles sendiri telah menyatakan dengan jelas bahwa keretakan di antara kedua bangsawan ini harus dijauhkan dari pandangan publik ketika mereka tiba bersama di Gereja St Mary Magdalene.
Judi menambahkan, sebetulnya terlepas ‘akting’ yang ditampilkan oleh Kate dan Meghan, bahasa tubuh di antara keduanya bisa menjadi sinyal yang jelas. Mulai dari sikap tangan, hingga senyum yang terlalu ditekan.