Libur Natal & Tahun Baru, Wisatawan Lawang Sewu Bakal Tembus 1 Juta

Taufik Budi, Jurnalis
Jum'at 21 Desember 2018 21:45 WIB
Lawang Sewu saat libur Natal (Foto:Taufikbudi/Okezone)
Share :

NIS mempercayakan rancangan gedung Kantor Pusat NIS di Semarang kepada Prof. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Quendag, arsitek yang berdomisili di Amsterdam. Seluruh proses perancangan dilakukan di Belanda, baru kemudian gambar-gambar dibawa ke Kota Semarang.

Melihat dari cetak biru Lawang Sewu tertulis bahwa site plan dan denah bangunan ini telah digambar di Amsterdam pada 1903. Begitu pula kelengkapan gambar kerjanya dibuat dan ditandatangani di Amsterdam tahun 1903. Bangunan Lawang Sewu mulai dibangun pada 1904, dan selesai pada 1907.

Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian PerhubunganJawa Tengah.

Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang (14 - 19 Oktober 1945). Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Maka dari itu Pemerintah Kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukkan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.

"Museum Lawang Sewu menjelma menjadi tempat destinasi menarik, dan bisa lepas dari image kumuhnya. Penampilan tata cahaya pada malam hari, semakin membuat wajah Museum Lawang Sewu semakin cantik dan anggun. Sehingga tidak heran, apabila banyak muda-mudi menjadikan Museum Lawang Sewu sebagai spot photo favorit, dan langsung diunggah menghiasi akun-akun medsosnya," tukas dia.

Guna menghubungkan tempat - tempat wisata di wilayah Jawa Tengah, pada 1 Desember 2018, PT KAI telah meluncurkan layanan KA Joglosemarkerto yang operasionalnya mengelilingi kota-kota di Jawa Tengah seperti Semarang, Pekalongan, Tegal, Purwokerto, Kroya, Kutoarjo, Yogyakarta dan Solo.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya