Tahi Lalat Bisa Jadi Pertanda Kanker Kulit, Ini Ciri-cirinya

Bagas Taruna , Jurnalis
Selasa 18 Desember 2018 13:20 WIB
Tahi lalat bisa jadi tanda kanker kulit (Foto:Ist)
Share :

Anda harus bisa membedakan tahi lalat biasa dengan dysplatic nevi atau tahi lalat atipikal. Adalah versi lainnya yang ukurannya lebih besar dan penyebarannya lebih luas. Selain bagian tubuh atas, atipikal bisa muncul pada kulit kepala, payudara, serta bokong. Warnanya akan dominan dengan warna gelap seperti hitam atau coklat pekat. Kebanyakan orang hanya mempunyai beberapa saja, tapi ada kasus yang menemukan orang dengan 10 buah tahi lalat ini bahkan lebih.

Tahi lalat atipikal setara dengan tahi lalat biasa yang bisa berubah menjadi kanker, tetapi memang jarang ditemui. Tetapi, penelitian membeberkan bahwa orang dengan tahi lalat atipikal bisa lebih tinggi berpotensi terkena melanoma daripada yang tidak.

Yang patut Anda khawatirkan adalah melanoma. Adalah kanker kulit yang gejalanya terlihat dari pola seperti tahi lalat yang bermula dari melanosit lalu menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti paru-paru, hati, tulang, bahkan otak. Penyebabnya bisa karena keturunan, sinar UV dari matahari, atau kelainan hormon. Pada pria, biasa dijumpai di kepala, leher, atau punggung. Sedangkan pada wanita, biasa terdapat di punggung atau bagian kaki ke bawah.

Bentuknya bisa tidak sejajar, antara bagian kiri bisa berukuran kecil sedangkan yang kanan bisa lebih besar. Tepinya bisa kasar atau halus, tergantung kondisi. Warnanya berpadu antara merah, coklat, hitam, bahkan biru, putih, serta abu-abu. Ukurannya bisa lebih dari 6 milimeter. Parahnya, pola ini bisa berubah dalam hitungan minggu atau bulan.

Anda boleh berkunjung ke dokter bila masih was-was dengan tahi lalat pada tubuh. Pada umumnya, tahi lalat biasa dan atipikal bukan menjadi penunjuk bahwa ada kanker menggerogoti kulit Anda. Cobalah untuk menghindari paparan sinar matahari langsung dalam jangka waktu yang lama agar terhindar dari melanoma.

(Santi Andriani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya