Program ini mencakup body weight training, strength training, serta latihan untuk menghadapi medan tertentu. Dalam kurun satu minggu, program latihan ini bisa dibagi-bagi dengan porsi yang berbeda setiap harinya.
"Latihan itu penting karena lari jarak jauh kalau sudah terlatih akan lebih mudah. Kekuatan kaki dan tungkai sudah terbiasa. Jadi jika nanti di tracknya ada tanjakan, mau tidak mau latihannya harus di medan yang menanjak juga," jelas Hario.
"Ketika melewati tanjakan coba tambahkan ayunan lengan karena badan akan maju sendiri ke depan. Gerakan-gerakan seperti inilah yang harus dilatih sebelum mengikuti event lari agar tenaga tidak terlalu terforsir," timpalnya.
Setelah rutin menjalani program latihan, tubuh pun harus mendapatkan istirahat yang cukup. Oleh karena itu, Hario menyarankan agar setiap peserta mengurangi porsi latihan mereka satu minggu sebelum event dilangsungkan.
"Satu minggu sebelum acara, porsi latihan harus dikurangi, dan jangan lupa atur pola tidur 8-9 jam. Hal ini mungkin susah bagi mereka yang bekerja kantoran. Namun untuk peserta yang usianya sudah di atas 40 tahun, sangat penting untuk mendapatkan istirahat yang berkualitas," tukasnya.
(Helmi Ade Saputra)