Penjelasan Mengejutkan Para Ahli tentang Berhalusinasi Menjelang Kematian

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Kamis 06 Desember 2018 21:15 WIB
Halusinasi menjelang kematian (Foto:Ist)
Share :

KEMATIAN merupakan salah satu peristiwa yang ditakuti hampir sebagian banyak manusia. Beberapa orang suka membuat momen kematian menjadi suatu hal yang menyeramkan agar membuat seseorang tersadar dan segera bertobat.

Saat ini banyak yang menyatakan bahwa orang yang hendak meninggal dunia kerap berhalusinasi tanpa disadari. Apakah hal tersebut benar? Belum lama ini, para ahli mengatakan bahwa sains dapat menjelaskan mengapa hal-hal ini bisa terjadi.

Sebagaimana diketahui, waktu manusia mendekati kematian adalah sebuah peristiwa psikologis yang mendalam dengan unsur mistis. Biasanya hal ini terjadi pada orang-orang yang dekat dengan kematian, atau selama situasi dimana seseorang merasa sakit fisik atau emosional yang kuat.

Kondisi ini juga bisa terjadi setelah serangan jantung atau cedera otak traumatis, atau bahkan selama meditasi dan sinkop (kehilangan kesadaran karena penurunan tekanan darah). Kondisi ini tentu mengejutkan secara umum, dengan sepertiga orang yang telah mendekati kematian mengatakan telah mengalami peristiwa aneh.

Peristiwa umum yang paling sering dilaporkan adalah perasaan puas, pelepasan psikis dari tubuh (seperti pengalaman keluar dari tubuh), gerakan cepat melalui terowongan gelap panjang, dan memasuki cahaya terang.

Sebagaimana dilansir dari The Sun, Kamis (6/12/2018), budaya dan usia seseorang juga dapat memengaruhi jenis peristiwa mendekati kematian yang dimiliki tiap individu. Sebagai contoh, banyak orang India melaporkan bertemu dengan raja Hindu dari orang mati, Yamraj, sementara orang Amerika sering mengaku telah bertemu Yesus.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya