HUJAN dan kenangan seringkali disebut suatu kesatuan. Di mana ada hujan, di situ pula kenangan akan datang. Bahkan ada pepatah ‘hujan bisa membangkitkan kenangan’. Mengapa fenomena hujan sering dikaitkan dengan kenangan masa lalu? Jawabannya bisa karena cuaca itu sendiri memengaruhi suasana hati kita.
Seasonal Affective Disorder (SAD) adalah sebutan bagi orang-orang yang merasa suasana hatinya lebih sendu dari biasa saat cuaca mendung. Kecenderungan seseorang untuk mengalami hal ini selain dipengaruhi oleh faktor lingkungan juga bisa terjadi karena faktor psikis yang sudah dialami individu tersebut.
Seperti halnya dirangkum Okezone dari berbagai sumber, Kamis (6/12/2018) ada beberapa alasan ilmiah mengapa Anda seketika bisa ingat kenangan masa lalu sehingga mellow saat hujan turun.
(Baca Juga:3 Obyek Wisata di Indonesia yang Rusak Karena Terlalu Banyak Turis)
1. Cuaca memengaruhi mood seseorang
Sebuah studi oleh peneliti di Universitas Brigham Young (UBM) mengungkapkan saat orang-orang lebih sedikit terpapar sinar matahari, misalnya karena hujan atau polusi, mereka bisa lebih rentan merasa tertekan secara mental. Sehingga cuaca bisa memengaruhi suasana hati sesorang. Jadi, kondisi manusia saat dalam cuaca tertentu berhubungan dan dipengaruhi oleh cuaca yang sedang dialami.