Merenggut Nyawa Stephen Hillenburg & Stephen Hawking, Berikut Rangkaian Tes untuk Mendiagnosa ALS

Hanizha Fatma, Jurnalis
Kamis 29 November 2018 18:28 WIB
Pencipta Spongebob menderita ALS (Foto: Variety)
Share :

Pencipta sekaligus kreator kartun Spongebob Squarepants , Stephen Hillenburg meninggal dunia, pada Senin lalu, 26 November 2018. Stephen Hillenburg menderita penyakit Amytrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang sudah diidapnya sejak 2017 silam. Stephen pun meninggalkan seorang istri bernama Karen Hillenburg, dan anak laki-laki bernama Clay , Stephen Hillenburg berpulang dalam usia 57 tahun.

Baca juga: Request Ingin Make-Up Tahan Lama, Perempuan Ini Malah Tak Bisa Hapus Riasannya!

Penyakit ini merupakan penyakit langka yang diidap oleh fisikiawan terkenal, Stephen Hawking.

Saat ini belum ada tes yang dapat memberikan diagnosis pasti dari penyakit Amytrophic Lateral Sclerosis atau ALS. Dokter mendiagnosis hanya berdasarkan riwayat dari gejala dan tanda-tanda yang sudah pernah diamati selama pemeriksaan fisik yang disertai dengan serangkaian tes untuk menemukan penyakit sejenis. Berikut serangkaian tes sejenis yang diperlukan untuk mengetahui diagnosis ALS, seperti yang dilansir oleh Ninds, Kamis (28/11/2018)

Baca juga: Pesona Kecantikan Anisha Kalebic, Wanita yang Ditaksir Pangeran Brunei Darussalam

1.Tes otot

Electromyography (EMG) yaitu teknik perekaman khusus yang mendeteksi aktivitas getaran dari otot yang dapat membantu mendiagnosis ALS. Tes lainnya adalah Nerve Conduction Study (NCS) yang dapat mengukur aktivitas getaran dari saraf dan otot dengan menilai kemampuan saraf dalam mengirim sinyal ke otot. Dengan NCS dan EMG, kelainan yang terjadi dapat terlihat. Misalnya, seseorang memiliki bentuk neuropati perifer atau kerusakan saraf tepi di luar otak dan sumsum tulang belakang atau penyakit otot.

Baca juga: Intip Ramalan Cintamu di Bulan Desember

2. Magnetic Resonance Imaging (MRI)

Biasanya dokter juga melakukan Magnetic Resonance Imaging atau MRI, sebuah prosedur yang menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar rinci dari otak dan sumsum tulang belakang. Pemindaian MRI pada umumnya dilakukan pada orang yang menderita ALS. Namun, hal ini juga dapat memperlihatkan penyakit lain seperti tumor sumsum tulang belakang, tulang belakang tergeser yang menekan sumsum tulang, dan kista pada sumsum tulang belakang.

3.Tes Laboratorium

Sebuah tes darah, tes urin dan pemeriksaan dapat menunjukan sebuah penyakit berdasarkan gejala yang dialami seseorang.

4.Tes untuk penyakit lain

Penyakit menular seperti HIV, Leukemia, Polio, dan West Nile virus (infeksi yang berasal dari nyamuk pembawa virus) dalam beberapa kasus menyebabkan gejala yang mirip dengan ALS. Gangguan neurologis seperti multiple sclerosis, post polio syndrome, dan multifocal motor neuropathy juga dapat menunjukan gejala-gejala dari penyakit ini sehingga harus menjadi pertimbangan oleh dokter saat mencoba mendiagnosisnya.

Karena ALS sendiri belum bisa didiagnosis dengan pasti maka itu diperlukan banyak tes yang dilakukan dengan diagnosis dari berbagai macam penyakit yang menyerupai ALS.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya