Electromyography (EMG) yaitu teknik perekaman khusus yang mendeteksi aktivitas getaran dari otot yang dapat membantu mendiagnosis ALS. Tes lainnya adalah Nerve Conduction Study (NCS) yang dapat mengukur aktivitas getaran dari saraf dan otot dengan menilai kemampuan saraf dalam mengirim sinyal ke otot. Dengan NCS dan EMG, kelainan yang terjadi dapat terlihat. Misalnya, seseorang memiliki bentuk neuropati perifer atau kerusakan saraf tepi di luar otak dan sumsum tulang belakang atau penyakit otot.
Baca juga: Intip Ramalan Cintamu di Bulan Desember
2. Magnetic Resonance Imaging (MRI)
Biasanya dokter juga melakukan Magnetic Resonance Imaging atau MRI, sebuah prosedur yang menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar rinci dari otak dan sumsum tulang belakang. Pemindaian MRI pada umumnya dilakukan pada orang yang menderita ALS. Namun, hal ini juga dapat memperlihatkan penyakit lain seperti tumor sumsum tulang belakang, tulang belakang tergeser yang menekan sumsum tulang, dan kista pada sumsum tulang belakang.
3.Tes Laboratorium