Penggunaan streoid yang lebih tinggi, juga telah menyebabkan peningkatan penyakit yang signifikan sebagai akibat dari efek samping mengonsumsi streoid tersebut, termasuk jerawat, ginekomastia, dan disfungsi ereksi.
Menurut penulis utama Henrik Horwitz, dari Universitas Kopenhagen di Denmark, steroid anabolik juga dikaitkan dengan berbagai efek samping, yang secara langsung dikaitkan dengan kegiatan farmakologi mereka.
Dalam penelitian tersebut, prevalensi kemungkinan hidup pengunaan steroid anabolik androgenik diperkirakan naik mencapai 6 persen. Meski demikian, pengetahuan tentang efek samping dari obat-obatan ini masih sangat terbatas.
Baca Juga: 6 Gaya Busana Gempita, Mulai dari Kasual hingga yang Ngegemesin!