Terlepas akan pesona rancangannya yang bertema kontemporer klasik yang berakar dari kebudayaan Jawa, dia juga memiliki hambatan sendiri dalam proses pembuatan busana. “Kendala terbesar saat pembuatan bahannya karena 90% material dibuat sendiri,” ucapnya saat konferensi pers di ballroom The Darmawangsa.
Sementara untuk desain dan motif pada batik tulis, berasal langsung dari tangannya. Jadi, jangan heran apabila motif batik yang terlukis di busananya terlihat benar-benar alami hasil goresan tangan seorang Yanny Tan.
Proses pembuatan busana sang desainer ini memakan waktu minimal 3 bulan untuk menghasilkan sebuah karya. Namun, baginya kendala paling hebat terletak pada pemilihan bahan.
Menurutnya, dia sangat menikmati tahap demi tahap proses pembuatan busana yang ingin dia tampilkan. Oleh sebab itu, dia akan melakukannya sampai merasa puas dan menurutnya tidak ada batasan waktu untuknya menuangkan ekspresinya di atas kain.
Baca Juga: Gading-Gisella Cerai, Instagram Gempita Bakal Diserang Netizen?