Acara festival ini akan diselenggarakan selama dua hari. Perbedaannya, di hari ke-2, lomba memasak tersebut akan diikuti oleh anak-anak milenial. Mereka akan ditantang dengan diberikan bahan masakan sederhana, untuk dikreasikan menjadi menu makanan yang kekinian.
“Jadi nanti akan disediakan bahan seperti misalnya mie. Nah nanti para peserta anak-anak muda ini akan mengkreasikan mie tersebut menjadi masakan kekinian. Kalau sekarang kan banyak tuh misalnya ada donat mie, terus ada juga bola-bola tahu rambutan. Jadi ya bagaimana mereka mengkreasikan mie tersebut menjadi masakan kekinian,” jelas Chef Axhiang.
(Martin Bagya Kertiyasa)