Nah, terkait dengan dampak dari bahan-bahan kimi berbahaya yang terkandung di dalam pembalut wanita, dijelaskan di sana juga beberapa dampak kesehatan yang bisa terjadi pada tubuh manusia.
Antara lain pertumbuhan jaringan abnormal di perut dan organ reproduksi secara khusus, pertumbuhan sel yang tidak normal di seluruh tubuh, kerusakan sistem kekebalan tubuh, bahkan bisa menyebabkan gangguan sistem hormonal dan endokrin.
Penelitian yang dilakukan Suryasih Mustika Nasution dari Universitas Sumatera Utara, menjelaskan bahwa salah satu bahan kimia yang patut diwaspadai terkandung di dalam pembalut adalah klorin.
Klorin (Cl2) yaitu Klor berbentuk gas berwarna kuning kehijauan. Klorin banyak digunakan di dalam pembuatan kertas, antiseptik, bahan pewarna makanan, insektisida, cat lukisan, produk-produk minyak bumi, plastik, obat-obatan, tekstil, pelarut, dan juga pembalut wanita.
Penggunaan klorin dianggap cukup penting karena bahan kimia ini mampu membuat produk terlihat sangat putih dan terkesan bersih.
Terkait dengan penelitian, sample pembalut yang digunakan sebanyak 10 merk pembalut wanita. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa kandungan klorin yang ada di dalam pembalut wanita beberapa cukup tinggi. Jumlah kadarnya sebesar 0,4 gr, sedangkan kandungan terendah 0,1 gr.