(Foto: daichi_duo/Twitter)
“Saya bepergian ke Osaka dan menyadari pada saat-saat terakhir bahwa saya lupa memesan hotel. Saya menelepon beberapa hotel tetapi kamar mereka semua penuh pada Sabtu malam. Namun, saya tetap membutuhkan sebuah kamar,” tutur Tsukamoto.
Setelah melakukan banyak panggilan telepon, dia akhirnya menemukan tempat yang bisa menampungnya. Namun, sementara ia diberitahu bahwa kamar itu mungkin besar untuk satu pelanggan, tapi ia tidak diberitahu tentang dimensi ruang pribadinya.
“Satu-satunya hotel memberi saya jawaban ini: ‘Kami memiliki satu kamar bergaya Jepang yang tersedia, meskipun mungkin terbukti sedikit luas untuk kebutuhan satu pelanggan sendiri,” lanjutnya.