Pihaknya beberapa waktu lalu sempat melayangkan surat pada kementerian untuk mengambil alih pengelolaan namun belum direspons. Karena itu, bila permohonan alih kelola dikabulkan, Situ Rawa Gede bisa disinergiskan dengan gedung kesenian.
“Kami sudah membuat surat nota dinas kepada Kementerian PUPR untuk penataan situnya. Kami bangun untuk jogging track, pembuatan taman, lampu, kursi termasuk pembuatan dermaga untuk berswafoto,” ujarnya.
Namun, rencananya penataan akan segera dilakukan pada akhir tahun depan, sebab butuh kajian terlebih dahulu. Guna menatanya, kata dia, memang dibutuhkan anggaran besar. Untuk itu, upaya yang dilakukan pemerintah adalah mengajukan bantuan dana penataan kepada pihak terkait.
”Kami minta anggaran ke Provinsi Jawa Barat, semoga dibangun berbarengan dengan revitalisasi Kalimalang,” katanya. Pakar Lingkungan Kota Bekasi, Sony Teguh Trilaksono, sepakat dengan rencana revitalisasi Situ Rawa Gede oleh pemerintah setempat.
Pasalnya, situ yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu itu terkesan kumuh dan itu terlihat dari gundukan sampah mengitari kawasan situ. “Situ Rawa Gede itu ciri khas karena sudah ratusan tahun,” katanya. Selain itu, kata dia, rencana revitalisasi dapat menambah sarana masyarakat beraktivitas, contohnya untuk berolahraga.