Sayang hasil penelitian itu dilakukan pada tikus dan para ahli yang terlibat belum bisa memastikan hasilnya akan sama kepada manusia. Tapi beberapa penelitian sebelumnya yang menguji efek minyak esensial pada kecemasan manusia memiliki hasil yang beragam.
Pada tahun 2009, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Praktek Keperawatan Holistik menemukan penggunaan minyak esensial lavender atau rosemary berkaitan dengan penurunan tingkat stres dan denyut nadi.
"Lavender sering dianggap santai, rosemary di sisi lain telah terbukti merangsang otak. Namun hal ini tergantung pada jenis kecemasan yang fimiliki," ujar Eugene Lee, MD, asisten profesor kedokteran keluarga di Loyola University Medical Center seperti yang dikutip Okezone dari Health, Rabu (31/10/2018).
Penelitian lain menemukan berbagai aroma dapat membantu mengurangi kecemasan pada pasien rumah sakit, orang yang menjalani kemoterapi, perempuan yang hendak melakukan persalinan, orang dewasa yang dirawat di rumah sakit, dan orang-orang yang berada dalam situasi stres.