Penyakit mental kadang-kadang terjadi dalam keluarga. Dan hal ini menunjukkan bahwa orang yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan mental mungkin lebih mungkin untuk mengalami gangguan mental juga. Para ahli percaya bahwa banyak penyakit mental yang terkait dengan kelainan pada gen daripada hanya satu atau sedikit dan bahwa gen-gen tersebut berinteraksi dengan lingkungan yang unik pada tiap orang. Hal inilah yang menyebabkan seseorang mewarisi kerentanan terhadap penyakit mental.
Baca Juga: 4 Gaya Hijab Trendi ala Artis Muda Generasi Milenial
2. Infeksi
Infeksi tertentu telah dikaitkan sebagai penyebab kerusakan otak dan perkembangan penyakit mental seseorang. Sebagai contoh, satu kondisi yang dikenal dengan gangguan neuropsikiatri pediatrik autoimun (PANDA) yang terkait dengan bakteri streptococcus telah dikaitkan dengan perkembangan gangguan obsesif-kompulsif dan penyakit mental lainnya.
3. Kerusakan prenatal
Beberapa bukti menunjukkan bahwa gangguan perkembangan otak janin awal atau trauma yang terjadi pada saat kelahiran, misalnya hilangnya oksigen ke otak, mungkin menjadi faktor yang dapat mengakibatkan bayi mengalami gangguan mental seperti autisme.